Connect with us

Internasional

Puan Kunjungi Makam Imam Al-Bhukari

Published

on

Puan Kunjungi Makam Imam Al-Bhukari 31

Kronologi, Jakarta – Dalam kunjungan kerjanya ke Uzbekistan, Ketua DPR RI Puan Maharani menyempatkan berziarah ke makam tokoh besar Islam, Imam Al-Bhukari di Kota Samarkand. Kakek Puan, Presiden pertama Indonesia Soekarno punya pengaruh besar terhadap penemuan dan pemugaran makam Imam Al-Bhukari.

Kunjungan Puan ke makam Imam Al-Bhukari dilakukan disela-sela menghadiri Inter-Parliamentary Union (IPU) 14th Summit of Women Speakers of Parliament (14SWSP) yang diselenggarakan di ibu kota Uzbekistan, Tashkent.

Dari Tashkent, Puan menggunakan kereta cepat Afrosiyob menuju Samarkand selama 2 jam 10 menit, Jumat (9/9). Ia didampingi Duta Besar Indonesia untuk Uzbekistan, Sunaryo Kartadinata.

Tiba di stasiun kereta api, Puan disambut oleh Gubernur Samarkand, Turdimov Erkinjon Okbotaevich beserta jajarannya. Puan dan Turdimov Erkinjon kemudian melakukan pertemuan singkat di VIP Lounge Stasiun Samarkand.

“Samarkand mengingatkan saya kepada kisah kakek saya, Presiden RI pertama, Ir Soekarno atau Bung Karno, yang mengagumi Imam Al-Bukhori, sebagai salah satu perawi hadits Nabi Muhammad SAW yang sangat terkemuka,” ungkap Puan dalam pertemuan.

Bung Karno pernah mendapat undangan dari pemimpin Uni Soviet, Nikita Khrushcev, untuk datang pada tahun 1956. Sebagai pelopor gerakan non blok, Bung Karno lalu mengusung diplomasi damai saat datang ke Uzbekistan yang saat itu masih gabungan Uni Soviet sebagai salah satu cara efektif dalam mempererat hubungan antarnegara mengingat polarisasi blok negara-negara besar pada masa itu.

“Bung Karno berkenan memenuhi undangan ke Uni Soviet jika Krushchev dapat menunjukkan kepada beliau makam Imam Al-Bukhari. Dan alhamdulillah hal tersebut dapat terwujud, hingga akhirnya makam tersebut dapat dipugar,” kisah Puan.

“Saya memandang hal ini merupakan salah satu sumbangsih Bung Karno terhadap umat muslim dunia,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Puan mengungkapkan rasa senangnya bisa datang ke Samarkand. Ia juga memuji kepemimpinan Gubernur Turdimov Erkinjon.

“Saya merasa senang sekali dapat bertemu dengan bapak Gubernur di Kota Samarkand, kota para imam, yang sangat indah ini. Kota Samarkand ini memiliki akar sejarah yang kuat bagi peradaban Islam, karena kota inilah yang menjadi salah satu pusat penyebaran agama Islam ke wilayah Asia Tengah,” ucap Puan.

Mantan Menko PMK itu kemudian menyinggung kerja sama Indonesia dengan Uzbekistan, khususnya dalam bidang pariwisata. Saat ini, kedua negara memiliki kerja sama pengelolaan hotel di area museum Imam al-Bukhari di Samarkand.

Puan menyebut, Samarkand merupakan kota yang sangat kaya akan kisah sejarah mengenai peradaban dunia, agama, maupun budaya.

“Sebagai negara yang sama-sama memiliki penduduk mayoritas Muslim, Indonesia dan Uzbekistan memiliki potensi pariwisata religi yang dapat dikembangkan, salah satunya yaitu wisata ziarah di makam para Imam di Samarkand,” terangnya.

“Saya mengapresiasi hal ini sebagai upaya positif untuk merespon kebutuhan masyarakat kedua negara dalam bidang pariwisata religi,” sambung Puan.

Diketahui, Bung Karno saat itu memberi syarat kepada Uni Soviet untuk menemukan dan memugar makam Imam Al-Bukhari saat diminta mengunjungi ke Tashkent dan Samarkand. Permintaan itu disampaikan ketika Bung Karno tengah mengunjungi Moskow, Rusia, yang saat itu masih sama-sama menjadi bagian dari Uni Soviet.

Akhirnya Uni Soviet berhasil menemukan makam Imam Al-Bukhari dan memugarnya. Soekarno lalu datang dan berziarah ke makam Imam Al-Bukhari pada 6 September 1956, tanggal yang sama dengan kelahiran Puan.

“Atas jasa Bung Karno, makam Imam Al-Bukhari dapat ditemukan dan dirawat setelahnya sampai saat ini,” ungkap Gubernur Samarkand.

Gubernur Erkinjon kemudian mengajak Puan untuk berziarah ke makam Imam Al-Bukhari. Kedatangan Puan pada 9 September 2022, hampir mirip dengan tanggal kedatangan Bung Karno berziarah ke makam Imam Al-Bukhari 66 tahun lalu.

Kehadiran Puan disambut oleh Imam dan Juru Kunci Makam Imam Al-Bukhari bernama Mufti Zainiddin yang pernah berkunjung ke Indonesia. Kepada Puan, Mufti Zainiddin berterima kasih atas jasa Bung Karno yang mendesak penemuan dan perawatan makam Imam Bukhari.

“Setiap kali orang Uzbekistan berziarah ke makam Imam Bukhari, mereka juga senantiasa mendoakan Bung Karno dan tidak akan pernah melupakan jasa baik beliau,” kata Mufti Zainiddin.

Kompleks makam Imam Al-Bukhari sebenarnya sedang tidak dibuka untuk umum karena tengah dilakukan renovasi sebagai persiapan perayaan ulang tahun ke-1250 Hijriah Imam Bukhari yang akan jatuh pada bulan Mei tahun 2023. Namun Puan mendapatkan akses khusus untuk masuk ke area makam.

Pada saat ini konstruksi bangunan sudah hampir rampung dan akan dilanjutkan dengan pekerjaan dekoratif. Nantinya akan ada 27 hotel di sekitar kompleks agar peziarah dapat menginap, salah satunya adalah investor dari Indonesia. Gubernur Samarkand mengundang Puan secara langsung untuk hadir dalam perayaan tersebut.

Tak hanya itu, Gubernur Erkinjon juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga dan segenap rakyat Indonesia atas jasa Presiden Soekarno. Ia pun menunjukkan beberapa foto bersejarah kunjungan Presiden Soekarno dari koleksi arsip pribadi Staf Khusus (advisor) Menteri Pariwisata yang akan direproduksi untuk disampaikan kepada Puan.

Selain ke makam Imam Al-Bukhari, Puan juga mendatangi Silk Road International University dalam kunjungannya ke Samarkand. Kehadirannya diterima oleh Deputy Prime Minister dan Menteri Pariwisata Uzbekistan, yang juga rektor Silk Road International University, Aziz Abduhakimov.

“Saya mengapresiasi Silk Road International University of Tourism and Cultural Heritage, sebagai institusi pendidikan yang mampu menjadi wadah bagi berbagai ide inovatif, dan potensi investasi terkait sejarah Uzbekistan,” kata Puan.

Silk Road International University merupakan universitas internasional terkemuka di bidang pariwisata di kota Samarkand. Universitas ini juga mengemban misi untuk mempromosikan budaya Uzbekistan dan kebudayaan-kebudayaan lain di sepanjang jalur sutra.

Tak hanya itu, Silk Road International University mengusung konsep smart university dengan pemanfaatan teknologi mutakhir dan telah menjalin kerjasama dengan banyak jaringan hotel ternama dunia.

“Saya berharap dapat terjalin hubungan yang lebih erat antara Silk Road International University of Tourism and Cultural Heritage dan institusi relevan di Indonesia,” harap Puan.

Untuk diketahui, Indonesia dan Uzbekistan memiliki MoU mengenai kerja sama di bidang Pariwisata yang ditandatangani di Tashkent pada 8 April 1995 yang menjadi dasar kerjasama bidang pariwisata. Puan pun menyayangkan, terjadi penurunan jumlah turis Indonesia yang melakukan kunjungan zuarah ke Uzbekistan (Samarkand, Bukhara, dan Tashkent) akibat pandemi Covid-19.

“Sebaliknya, saya juga menaruh perhatian pada menurunnya jumlah turis Uzbekistan yang datang ke Indonesia yang terjadi di masa pandemi. Untuk itu, saya memandang perlu bagi kedua negara untuk mendorong misi promosi pariwisata antar kedua negara guna meningkatkan jumlah kunjungan turis,” imbaunya.

“Dan tentunya sebagai bagian dari upaya pemulihan pascapandemi, khususnya untuk mengaktifkan kembali simpul-simpul ekonomi masyarakat kedua negara yang bergantung pada sektor pariwisata,” tambah Puan.

Pada kunjungan ini, Puan berkesempatan berkeliling gedung kampus yang diresmikan pada tahun 2018. Pihak universiitas menyampaikan akan memberikan beasiswa untuk 5 mahasiswa/i Indonesia untuk belajar di Silk Road International University.

Saat melihat pameran pakaian tradisional berbagai negara Asia di area kampus Silk Road International University, Puan mengusulkan agar diadakan pula penampilan pakaian adat Indonesia. Ia menyatakan akan mengupayakan hal tersebut bekerjasama dengan KBRI Taskent.

Demikian pula pada saat berkunjung ke perpustakaan dan melihat koleksi buku dari berbagai negara dalam beragam bahasa dan masakan internasional, Puan menjanjikan akan mengirimkan buku Resep-Resep Favorit Bung Karno untuk dapat menjadi koleksi perpustakaan Silk Road International University.

Puan kemudian diminta untuk meninggalkan pesan melalui catatan tangan untuk Silk Road International University. Hal ini lantaran Bung Karno meninggalkan pesan catatan tulisan tangan saat berkunjung ke Tashkent pada tahun 1956.

Berikut catatan tangan yang dituliskan Puan:

“Sebagai Ketua DPR RI dan sebagai cucu dari Ir. Soekarno, saya berharap hubungan antara Uzbekistan dan Indonesia akan semakin kuat dan erat dan membawa kemajuan bagi kedua negara. JAS MERAH (Jangan sekali-kali melupakan SEJARAH).

Ketua DPR RI
9 September 2022

Ttd
Puan Maharani.”

Advertisement

Trending

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 46 Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 47
Kriminal4 minggu ago

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan

Kronologi, Gorontalo – KBO Sat Intelkam Polresta Gorontalo Kota dan Kapolsek Kota Utara mendatangi pemilik rumah makan Kedai 69 yang...

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 48 Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 49
Kriminal2 bulan ago

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut

Kronologi, Gorontalo – Satu unit mobil pick up dengan nomor polisi DM 8317 BN diamankan aparat Polres Gorontalo Utara (Gorut)...

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 50 Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 51
Kriminal2 bulan ago

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi

Kronologi, Gorontalo – Kepolisian Resor Gorontalo mengamankan warga berinisial SR alias Arif (35) karena sempat ditenggarai seorang teroris. Penangkapan warga...

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 52 Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 53
Kriminal3 bulan ago

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya

Kronologi, Gorontalo – Aparat kepolisian dari Polres Gorontalo Utara (Gorut) dibantu Polsek Gentuma Raya, menggerebek satu tempat penyulingan minuman keras...

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 54 Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 55
Kriminal3 bulan ago

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara

Kronologi, Gorontalo – Kapolres Gorontalo Utara (Gorut) AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, meminta agar masyarakat turut berperan aktif dalam pemberantasan...

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 56 Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 57
Kriminal3 bulan ago

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya

Kronologi, Gorontalo – Sepanjang periode 2021-2022, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo telah menangani enam kasus besar penambangan dan pengangkutan material batu...

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 58 Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 59
Kriminal3 bulan ago

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib

Kronologi, Bone Bolango – Ribuan karung yang menumpuk di pinggir jalan dan terpasang garis polisi di Desa Buludawa, Kecamatan Suwawa,...

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 60 Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 61
Kriminal3 bulan ago

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo

Kronologi, Gorontalo – Seorang karyawan perusahaan leasing di Kota Gorontalo menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota...

Facebook

Advertisement

Terpopuler

Copyright © 2018 PT Ininnawa Digital Media