Connect with us

Literasi Digital

TB Hasanuddin: Ada Permintaan Mendesak dari Masyarakat untuk Menyediakan UU PDP

Published

on

TB Hasanuddin: Ada Permintaan Mendesak dari Masyarakat untuk Menyediakan UU PDP 31

Kronologi, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, mengatakan, saat ini pihaknya terus bekerja keras untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP). Apalagi, menurutnya, masyarakat juga turut mendesak agar pemerintah segera memiliki undang-undang yang mengatur soal perlindungan data pribadi tersebut.

Demikian disampaikan TB Hasanuddin saat menjadi narasumber dalam Webinar Forum Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo bekerja sama dengan Komisi I DPR RI dengan tema “Urgensi Perlindungan Data Pribadi”, Selasa (23/8/2022).

Ia mengungkapkan, wacana perlindungan data pribadi muncul di tengah maraknya kejahatan siber berupa pencurian data pribadi. Adapun risiko yang kemudian muncul adalah maraknya tindak kejahatan seperti penipuan dan lain-lain.

“Berangkat dari itu, ada permintaan yang mendesak untuk menyediakan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi,” kata Hasanuddin.

Hasanuddin menilai, keberadaan UU PDP itu menjadi penting lantaran pesatnya perkembangan teknologi dan informasi di Indonesia. Pada 2021 saja, lanjut dia, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 212,35 juta dari 270,63 jiwa.

“Nilai transaksi e-commerce di Indonesia merupakan yang terbesar di Asia Tenggara mencapai 21 miliar dolar AS,” ujarnya.

Narasumber lain, Guru Besar Fisip Unair, Henri Subiakto, mengatakan, data pribadi sangat penting untuk dilindungi karena menjadi incaran perusahaan-perusahaan global. Dirinya pun berharap UU PDP ini bisa segera disahkan oleh DPR RI.

“Untuk UU perlindungan data pribadi ini pemerintah ingin dia ada di bawah presiden atau pemerintah,” kata Henri.

Ia menjelaskan, yang menjadi rebutan perusahaan-perusahaan global adalah data yang spesifik dan dinamis seperti perilaku, hobi, hingga pandangan politik.

“Kita kalau belanja sukanya apa, kalau pergi sukanya ke mana dan lain-lain. Ini Google tahu. Mereka tahu kita berada di mana karena kita share location. Ini yang sering disebut sebagai tambang baru dalam dunia digital,” ujar Henri.

“Jadi perilaku kita ini direkam oleh platform-platform itu. Sehingga mereka tahu kesukaan kita apa, sering pergi ke mana dan lain-lain. Jadi itulah yang harus diatur dan diawasi oleh negara agar tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang merugikan bagi masyarakat,” lanjutnya.

Sementara, akademisi Universitas Bakrie, Yudha Kurniawan, mengatakan, ada dua kategori data pribadi yang ada dalam RUU PDP, yakni bersifat umum dan spesifik. Menurutnya, data pribadi harus dilindungi karena menghindari intimidasi online misalnya bullying dan sebagainya.

“Selain itu juga untuk melindungi data pribadi agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kemudian untuk menghindari upaya pencemaran nama baik. Selanjutnya menghindari pencurian data pribadi. Kita juga harus ada jaminan penggunaan hak kita sendiri. Misalnya ada survei penduduk, kita punya hak untuk menolak memberikan data pribadi kita,” katanya.

Ia menyebutkan, di negara Asia Tenggara ada tujuh negara yang disurvei terkait keamanan data pribadi. Ternyata, lanjut dia, negara yang paling perhatian terhadap data pribadi adalah Singapura.

“Indonesia alhamdulillah saat ini sudah semakin aware dengan keamanan data pribadi. Tetapi ketika disurvei lebih lanjut, banyak juga masyarakat kita yang menganggap bahwa menyebarkan data pribadi itu masih aman,” paparnya.

Penulis: Zul
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Trending

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 46 Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 47
Kriminal4 minggu ago

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan

Kronologi, Gorontalo – KBO Sat Intelkam Polresta Gorontalo Kota dan Kapolsek Kota Utara mendatangi pemilik rumah makan Kedai 69 yang...

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 48 Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 49
Kriminal2 bulan ago

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut

Kronologi, Gorontalo – Satu unit mobil pick up dengan nomor polisi DM 8317 BN diamankan aparat Polres Gorontalo Utara (Gorut)...

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 50 Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 51
Kriminal2 bulan ago

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi

Kronologi, Gorontalo – Kepolisian Resor Gorontalo mengamankan warga berinisial SR alias Arif (35) karena sempat ditenggarai seorang teroris. Penangkapan warga...

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 52 Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 53
Kriminal3 bulan ago

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya

Kronologi, Gorontalo – Aparat kepolisian dari Polres Gorontalo Utara (Gorut) dibantu Polsek Gentuma Raya, menggerebek satu tempat penyulingan minuman keras...

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 54 Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 55
Kriminal3 bulan ago

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara

Kronologi, Gorontalo – Kapolres Gorontalo Utara (Gorut) AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, meminta agar masyarakat turut berperan aktif dalam pemberantasan...

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 56 Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 57
Kriminal3 bulan ago

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya

Kronologi, Gorontalo – Sepanjang periode 2021-2022, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo telah menangani enam kasus besar penambangan dan pengangkutan material batu...

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 58 Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 59
Kriminal3 bulan ago

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib

Kronologi, Bone Bolango – Ribuan karung yang menumpuk di pinggir jalan dan terpasang garis polisi di Desa Buludawa, Kecamatan Suwawa,...

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 60 Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 61
Kriminal3 bulan ago

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo

Kronologi, Gorontalo – Seorang karyawan perusahaan leasing di Kota Gorontalo menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota...

Facebook

Advertisement

Terpopuler

Copyright © 2018 PT Ininnawa Digital Media