Connect with us

Literasi Digital

Pandemi Covid-19 Bisa Jadi Momentum Implementasikan Bela Negara

Published

on

Pandemi Covid-19 Bisa Jadi Momentum Implementasikan Bela Negara 31

Kronologi, Jakarta – Pandemi Covid-19 yang melanda semua negara di dunia, termasuk Indonesia bisa menjadi momentum untuk menggelorakan dan mengaktualisasikan bela negara dalam kehidupan sehari-hari. Adapun praktik bela negara dalam kehidupan sehari-hari itu yakni seperti saling tolong menolong dan bergotong-royong.

Demikian disampaikan pegiat literasi digital, Gun Gun Siswadi, saat menjadi narasumber dalam Webinar Forum Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo bekerja sama dengan Komisi I DPR RI dengan tema “Implementasi Bela Negara di Era Pandemi Covid-19”, Minggu (21/8/2022).

“Pandemi ini sebenarnya adalah momentum bagaimana kita mengaktualisasikan bela negara dalam kehidupan kita sehari-hari seperti kerja sama, gotong royong dan lain-lain,” kata Gun Gun.

Ia mengatakan, pandemi Covid-19 muncul berbarengan dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi. Sehingga selain bencana, kata dia, ini juga menjadi berkah bagi Indonesia untuk mempercepat transformasi digital.

“Ada 73,7 persen saat ini penduduk Indonesia sudah terkoneksi dengan internet. Ini luar biasa. Tantangannya adalah bagaimana teknologi ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Di era pandemi Covid-19 ini masyarakat diimbau untuk banyak di rumah. Sehingga teknologi ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk berkomunikasi maupun bertransaksi. Demikian juga di dunia pendidikan,” ujarnya.

Di era digital ini, kata dia, platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter maupun Tik Tok bisa digunakan sebagai media untuk mempraktikkan bela negara. Pasalnya, bela negara merupakan amanah konstitusi.

“Jadi setiap warga negara berhak dan wajib untuk melakukan bela negara. Bela negara bukan wajib militer,” tegas dia.

Di tengah arus globalisasi, menurut Gun Gun, program bela negara menjadi benteng pembangunan karakter dan moral bangsa. Salah satu bentuk upaya bela negara juga adalah tidak menyebarkan berita hoaks di media sosial.

“Dengan tidak menyebarkan informasi hoaks, maka kita bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ini juga bela negara,” ucapnya.

Narasumber lainnya, akademisi Universitas Bakrie, Aditya Batara Gunawan, mengatakan, bela negara bukan lah konsep yang militeristik. Bela negara, kata dia, juga bisa ditempatkan dalam konteks era pandemi Covid-19.

“Konsep bela negara ini sebenarnya konsep yang tertua dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Pada zaman dulu konsep bela negara ini dimaknai sebagai kegiatan kolektif dalam upaya melawan bentuk kolonialisme. Semangatnya saat itu adalah upaya memerdekakan diri,” kata Aditya.

Dalam undang-undang, lanjut Aditya, konsep bela negara adalah sikap dan perilaku. Jadi, menurutnya, konsep bela negara bermakna sangat luas dan tidak militeristik.

“Dari undang-undang ini, negara ingin dicintai warga negara. Dan rasa cinta ini punya landasan yakni Pancasila dan UUD 1945. Untuk apa? Untuk survival, melanjutkan keberadaan negara,” ujar Aditya.

“Sikap itu apa yang ada dalam pikiran kita. Dan perilaku adalah tindakan. Jadi setiap orang berhak mencintai negaranya dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara,” lanjutnya.

Sementara, anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, mengatakan, pandemi menuntut setiap orang untuk saling membantu di antara warga negara, termasuk mematuhi protokol kesehatan. Menurutnya, dengan mematuhi protokol kesehatan maka kita sudah mewujudkan bela negara dalam rangka melindungi saudara-saudara kita untuk tertular Covid-19.

“Hingga Juni 2022 sudah ada 6 jutaan kasus positif Covid-19 di Indonesia. Dengan jumlah kematian 150 ribu orang lebih. Dengan begitu Covid-19 memerlukan langkah-langkah penanggulangan yang terukur. Berbagai langkah dilakukan pemerintah seperti PSBB dan juga ada PPKM Darurat,” kata Hasanuddin.

“Bentuk bela negara lain yakni dengan meningkatkan gotong royong dalam rangka membantu masyarakat yang terimbas pandemi Covid-19,” tandasnya.

Penulis: Zul
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Trending

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 46 Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 47
Kriminal3 minggu ago

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan

Kronologi, Gorontalo – KBO Sat Intelkam Polresta Gorontalo Kota dan Kapolsek Kota Utara mendatangi pemilik rumah makan Kedai 69 yang...

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 48 Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 49
Kriminal2 bulan ago

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut

Kronologi, Gorontalo – Satu unit mobil pick up dengan nomor polisi DM 8317 BN diamankan aparat Polres Gorontalo Utara (Gorut)...

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 50 Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 51
Kriminal2 bulan ago

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi

Kronologi, Gorontalo – Kepolisian Resor Gorontalo mengamankan warga berinisial SR alias Arif (35) karena sempat ditenggarai seorang teroris. Penangkapan warga...

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 52 Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 53
Kriminal2 bulan ago

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya

Kronologi, Gorontalo – Aparat kepolisian dari Polres Gorontalo Utara (Gorut) dibantu Polsek Gentuma Raya, menggerebek satu tempat penyulingan minuman keras...

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 54 Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 55
Kriminal3 bulan ago

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara

Kronologi, Gorontalo – Kapolres Gorontalo Utara (Gorut) AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, meminta agar masyarakat turut berperan aktif dalam pemberantasan...

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 56 Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 57
Kriminal3 bulan ago

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya

Kronologi, Gorontalo – Sepanjang periode 2021-2022, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo telah menangani enam kasus besar penambangan dan pengangkutan material batu...

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 58 Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 59
Kriminal3 bulan ago

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib

Kronologi, Bone Bolango – Ribuan karung yang menumpuk di pinggir jalan dan terpasang garis polisi di Desa Buludawa, Kecamatan Suwawa,...

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 60 Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 61
Kriminal3 bulan ago

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo

Kronologi, Gorontalo – Seorang karyawan perusahaan leasing di Kota Gorontalo menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota...

Facebook

Advertisement

Terpopuler

Copyright © 2018 PT Ininnawa Digital Media