Connect with us

Headline

Tutupi Motif Pembunuhan Brigadir J, KP3i: Polri Abaikan Arahan Jokowi 

Published

on

Tutupi Motif Pembunuhan Brigadir J, KP3i: Polri Abaikan Arahan Jokowi  33

Kronologi, Jakarta – Sudah sebulan berlalu sejak insiden pembunuhan Alm Brigadir J Hutabarat, polisi maupun timsus bentukan Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo belum juga mengungkap motif yang menjadi memicu pembunuhan di rumah dinas eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I) Tom Pasaribu S.H, M.H menyebut, lamanya waktu pengusutan kasus ini kian membuat spekulasi liar di publik.

Pasalnya, polisi terkesan ‘tidak bernyali’ menyampaikan apa sebenarnya yang menjadi motif pelaku dengan dalih menjaga perasaan semua pihak. Padahal,  Ferdy Sambo sudah blak-blakan mengaku sebagai aktor yang mengotaki pembunuhan tersebut.

“Kematian Alm Brigadir J Hutabarat yang cukup menghabiskan energi yang sampai saat ini belum diketahui motif penyiksaan dan pembunuhannya, membuktikan institusi Polri terlibat semua dalam merekayasa dan menutupi kasus tersebut,” kata Tom Pasaribu dalam keterangan persnya, Minggu (14/8/2022).

Tutupi Motif Pembunuhan Brigadir J, KP3i: Polri Abaikan Arahan Jokowi  34

Tom pun mengaku aneh, perintah Presiden untuk membuka kasus tersebut seterang-terangnya seolah diabaikan oleh Polri. Bahkan, kasus tersebut malah dijadikan seperti sinetron yang berkepanjangan dan seakan berusaha mati-matian untuk menutupi motif.

“Sementara Komisi III DPR RI yang mewakili seluruh rakyat dalam bidang hukum lebih banyak ‘memble’ daripada menggunakan hak imunitas yang dimiliki dalam kasus Alm Brigadir J Hutabarat. Kenapa DPR takut membongkar kasus ini secara transparan? Ada apa?,” Tom penasaran.

Lebih jauh, dia menyebut, kasus Alm Brigadir J tidak akan terbongkar kalau keluarga tidak berupaya teriak dan berani menyebarkan melalui medsos setelah curiga melihat jenazah Alm Brigadir J yang penuh dengan kejanggalan.

“Padahal seluruh keluarga Brigadir J diteror dan diawasi, bahkan disadap. Akhirnya rakyat, aktivis dan media menekan pemerintah untuk membongkar kasus tersebut, ” ungkapnya.

Menurut Tom, kasus Alm Brigadir J Hutabarat ini suatu bukti bahwa hukum sudah mati suri yang sekaligus membuktikan bahwa Pancasila dan UUD 45 sudah tidak dijalankan dengan baik dan selurus-lurusnya oleh institusi Polri dan Pemerintah.

“Perintah Presiden saat ini sudah tidak didengar dan berlaku di institusi Polri dan lembaga negara lainnya. Ini menandakan Indonesia dalam keadaan darurat,” pungkasnya.

Editor: Alfian Risfil A
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Trending

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 49 Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 50
Kriminal2 minggu ago

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan

Kronologi, Gorontalo – KBO Sat Intelkam Polresta Gorontalo Kota dan Kapolsek Kota Utara mendatangi pemilik rumah makan Kedai 69 yang...

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 51 Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 52
Kriminal2 bulan ago

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut

Kronologi, Gorontalo – Satu unit mobil pick up dengan nomor polisi DM 8317 BN diamankan aparat Polres Gorontalo Utara (Gorut)...

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 53 Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 54
Kriminal2 bulan ago

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi

Kronologi, Gorontalo – Kepolisian Resor Gorontalo mengamankan warga berinisial SR alias Arif (35) karena sempat ditenggarai seorang teroris. Penangkapan warga...

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 55 Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 56
Kriminal2 bulan ago

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya

Kronologi, Gorontalo – Aparat kepolisian dari Polres Gorontalo Utara (Gorut) dibantu Polsek Gentuma Raya, menggerebek satu tempat penyulingan minuman keras...

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 57 Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 58
Kriminal2 bulan ago

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara

Kronologi, Gorontalo – Kapolres Gorontalo Utara (Gorut) AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, meminta agar masyarakat turut berperan aktif dalam pemberantasan...

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 59 Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 60
Kriminal3 bulan ago

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya

Kronologi, Gorontalo – Sepanjang periode 2021-2022, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo telah menangani enam kasus besar penambangan dan pengangkutan material batu...

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 61 Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 62
Kriminal3 bulan ago

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib

Kronologi, Bone Bolango – Ribuan karung yang menumpuk di pinggir jalan dan terpasang garis polisi di Desa Buludawa, Kecamatan Suwawa,...

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 63 Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 64
Kriminal3 bulan ago

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo

Kronologi, Gorontalo – Seorang karyawan perusahaan leasing di Kota Gorontalo menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota...

Facebook

Advertisement

Terpopuler

Copyright © 2018 PT Ininnawa Digital Media