Connect with us

Regional

Merasa Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Sumur Pandeglang Akan Mengadu ke KSP

Published

on

Merasa Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Sumur Pandeglang Akan Mengadu ke KSP 31

Kronologi, Jakarta – Tiga orang penjaga lahan warga Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten inisial TI, BD dan AR ditetapkan sebagai tersangka dan harus menjalani wajib lapor di Polres Pandeglang lantaran dituduh melakukan perusakan.

Dari informasi yang dihimpun, tiga penjaga tersebut merupakan orang kepercayaan pemilik sah yang tengah mengecek lokasi setelah adanya informasi bahwa lahan tersebut disewakan tanpa izin dan sepengetahuan pemilik yang sah.

Tak mau kasus berlarut-larut, kini kasus tersebut akan diadukan ke Kantor Staf Presiden (KSP). Pemilik sah lahan ingin kasus ini dipantau langsung dari pusat.

“Iya, tiga orang ini kami minta mengecek lahan karena ada laporan bahwa lahan kami disewakan seseorang ke pihak lain tanpa seizin dan sepengetahuan kami, makanya kami akan koordinasi ke pusat,” ujar perwakilan pemilik lahan, Danan kepada wartawan di Jakarta Pusat, Rabu (11/5/2022).

Danan menuturkan, kasus ini bermula dari adanya informasi lahan seluas 16,7 hektar telah disewakan seorang inisial B kepada seorang inisial AS untuk digunakan keperluan bisnis.

Setelah mendapat informasi tersebut, pemilik lahan sah kemudian memerintahkan tiga orang penjaga untuk memantau lokasi yang dimaksud. Setibanya di lokasi, tiga penjaga mendapati lahan dipagari seng dengan keadaan terkunci.

“Lahan ini milik keluarga HD, si B ini tanpa sepengatahuan HD menyewakan lahan ke AS. Ketika petugas kami ingin cek lokasi dan mendapati pagar sengnya dikunci, akhirnya dicabut sama petugas kami. Setelah itu petugas kami dilaporkan AS dengan alasan perusakan, ini kan tidak masuk akal. Hari ini kami akan koordinasi dengan KSP (Kantor Staf Presiden),” katanya.

Danan mengatakan, saat ini ketiga penjaga lahan tengah diproses Satreskrim Polres Pandeglang. Ia berharap, Polres Pandeglang dapat memediasi perkara tersebut karena pelapor dan terlapor dinilai merupakan korban.

“Ini kalau kami lihat dua-duanya adalah korban. AS menyewa lahan karena jadi korban dari si B. Petugas kami pun yang hakikatnya sedang mempertahankan hak juga menjadi korban,” tegas dia.

Danan menyebutkan, pihaknya telah melaporkan B ke Polda Banten dengan tuduhan penggelapan hak atas benda tidak bergerak. Selain itu, lanjut Danan, pihaknya juga telah mengantongi sejumlah bukti adanya upaya penggelapan yang dilakukan oleh B.

“Untuk si B ini, kami tetap akan memproses secara hukum, karena kami mempunyai bukti sah dan kuat bahwa lahan tersebut milik kerabat kami,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pelapor yang juga penyewa lahan yakni AS maupun Polres Pandeglang, belum memberikan pernyataan terkait perkara tersebut.

Editor: Alfian Risfil A
Advertisement

Trending

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 46 Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 47
Kriminal3 minggu ago

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan

Kronologi, Gorontalo – KBO Sat Intelkam Polresta Gorontalo Kota dan Kapolsek Kota Utara mendatangi pemilik rumah makan Kedai 69 yang...

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 48 Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 49
Kriminal2 bulan ago

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut

Kronologi, Gorontalo – Satu unit mobil pick up dengan nomor polisi DM 8317 BN diamankan aparat Polres Gorontalo Utara (Gorut)...

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 50 Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 51
Kriminal2 bulan ago

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi

Kronologi, Gorontalo – Kepolisian Resor Gorontalo mengamankan warga berinisial SR alias Arif (35) karena sempat ditenggarai seorang teroris. Penangkapan warga...

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 52 Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 53
Kriminal2 bulan ago

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya

Kronologi, Gorontalo – Aparat kepolisian dari Polres Gorontalo Utara (Gorut) dibantu Polsek Gentuma Raya, menggerebek satu tempat penyulingan minuman keras...

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 54 Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 55
Kriminal3 bulan ago

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara

Kronologi, Gorontalo – Kapolres Gorontalo Utara (Gorut) AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, meminta agar masyarakat turut berperan aktif dalam pemberantasan...

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 56 Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 57
Kriminal3 bulan ago

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya

Kronologi, Gorontalo – Sepanjang periode 2021-2022, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo telah menangani enam kasus besar penambangan dan pengangkutan material batu...

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 58 Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 59
Kriminal3 bulan ago

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib

Kronologi, Bone Bolango – Ribuan karung yang menumpuk di pinggir jalan dan terpasang garis polisi di Desa Buludawa, Kecamatan Suwawa,...

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 60 Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 61
Kriminal3 bulan ago

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo

Kronologi, Gorontalo – Seorang karyawan perusahaan leasing di Kota Gorontalo menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota...

Facebook

Advertisement

Terpopuler

Copyright © 2018 PT Ininnawa Digital Media