Connect with us

Gorontalo

Desa Wisata Religi Bubohu Raih Penghargaan dari Kemenparekraf, Haris Tome Sindir Erwin Ismail

Published

on

Desa Wisata Religi Bubohu Raih Penghargaan dari Kemenparekraf, Haris Tome Sindir Erwin Ismail 31

Kronologi, Gorontalo – Desa Wisata Religi Bubohu meraih penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan masuk dalam daftar desa wisata berkembang di Indonesia dengan meraih juara II pada Anugerah Desa Wisata yang mengangkat tema “Indonesia Bangkit”.

Prestasi yang diraih daerah ini ramai disambut kalangan masyarakat, tanpa terkecuali pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo, Haris Tome, melalui akun Facebook resminya, juga turut menanggapi penghargaan dari Kemenparekraf tersebut. Dirinya bahkan mengungkit kembali pernyataan yang menyebutkan bahwa kedatangan Menparekraf Sandiaga Uno pada 6 November 2021 di Desa Wisata Religi Bongo, Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo tidak membawa dana segar.

“Lalu ada yang mempersoalkan bahwa buat apa datang jikalau tak bawa uang. Maka sabetan penghargaan juara 2 nasional dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia adalah jawabannya. Apa jawaban yang bisa didapat dari sana? Jawabanya, Sandiaga tidak bawa uang, tapi memberi branding dan prestise sekaligus prestasi,” kata Haris.

Ia menilai, penghargaan tersebut adalah sesuatu yang tidak bisa dinilai dengan uang, tapi akan membekas dalam ingatan dan melahirkan kebanggan setiap masyarakat Gorontalo.

Dalam unggahan yang seolah menyindir anggota DPRD dari Fraksi Demokrat Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail itu, Haris ikut menandai akun resmi Elnino Mohi yang juga anggota DPR RI Dapil Provinsi Gorontalo.

“Maka di kala Bung Elnino Mohi menuliskan pikirannya pada halaman Facebooknya, saya memberikan catatan bahwa mengurus pariwisata tidak melulu tentang uang. Tetapi banyak hal yang dapat dilakukan melebihi nilai uang tersebut. Tapi pada akhirnya tetap akan menghasilkan uang dengan kehadiran destinasi wisata tersebut untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui atraksi wisata dan pengembangan ekonomi kreatif,” kata Haris.

Ia melanjutkan, mengurus sektor pariwisata perlu kolaborasi banyak pihak. Menurutnya, hal itu telag ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, termasuk pihak legislatif, baik provinsi maupun kabupaten, kecamatan, dan desa.

“Dan yang paling penting support dari masyarakat Desa Bongo,” lanjut Haris dalam tulisannya.

Keberhasilan pariwisata saat ini, menurut Haris, tak lepas dari peran wakil rakyat yang duduk di DPR RI mewakili masyarakat Gorontalo dan seluruh pemangku kepentingan pariwisata yang sejak awal konsen terhadap keberadaan destinasi wisata di Provinsi Gorontalo.

“Semua berkolaborasi untuk memainkan orkestrasi pariwisata, sehingga harmoninya enak dinikmati dan didengar tidak melahirkan nada sumbang. Tapi alunan musik pariwisata yang merdu dan membanggakan,” ujar Haris.

Ia mengatakan, Sandiaga Uno memang tidak membawa uang, namun membawa personal branding dengan menempelkan Desa Wisata Religi Bongo hingga bisa mencapai puncak nasional dan dikenal masyarakat Indonesia.

“Paling penting dari semua ini, layaknya kita memberikan apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya untuk almarhum Yosef Taher Maaruf (YOTAMA) yang telah merintis dan mendedikasikan hidupnya untuk kehadiran Desa Wisata Religi Bubohu Bongo. Semoga kolaborasi dan orkestrasi ini akan selalu hadir dalam pengembangan pariwisata. Selamat untuk Desa Wisata Religi Bongo, yang telah memberikan hadiah terindah di Hari Ulang Tahun Provinsi Gorontalo,” tutup Haris.

Sebelumnya pada 11 November 2021 lalu, Erwin mengkritik kunjungan kerja Sandiaga di Gorontalo yang disebut tidak begitu menarik dan membawa dampak yang signifikan. Menurutnya, kedatangan Sandiaga itu mestinya bisa berdampak positif bagi masyarakat, seperti membawa uang atau anggaran untuk pembangunan daerah.

Lalu, politikus muda Partai Gerindra, Anton AN Ahmad, merespons kritikan Erwin Ismail, dengan menyebut kritikan itu mirip anak sekolah dasar (SD) yang merengek minta uang jajan.

“Ini yang harus dipahami oleh Erwin Ismail sebagai anggota Komisi lll DPRD Provinsi Gorontalo. Bedakan antara uang negara dan uang pribadi. Kalau yang dituntut anggaran dari pemerintah pusat, maka ada proses administrasi yang harus dilalui,” kata Anton, Rabu (17/11/2021).

Penulis: Even Makanoneng

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Trending

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 46 Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 47
Kriminal3 minggu ago

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan

Kronologi, Gorontalo – KBO Sat Intelkam Polresta Gorontalo Kota dan Kapolsek Kota Utara mendatangi pemilik rumah makan Kedai 69 yang...

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 48 Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 49
Kriminal2 bulan ago

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut

Kronologi, Gorontalo – Satu unit mobil pick up dengan nomor polisi DM 8317 BN diamankan aparat Polres Gorontalo Utara (Gorut)...

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 50 Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 51
Kriminal2 bulan ago

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi

Kronologi, Gorontalo – Kepolisian Resor Gorontalo mengamankan warga berinisial SR alias Arif (35) karena sempat ditenggarai seorang teroris. Penangkapan warga...

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 52 Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 53
Kriminal2 bulan ago

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya

Kronologi, Gorontalo – Aparat kepolisian dari Polres Gorontalo Utara (Gorut) dibantu Polsek Gentuma Raya, menggerebek satu tempat penyulingan minuman keras...

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 54 Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 55
Kriminal3 bulan ago

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara

Kronologi, Gorontalo – Kapolres Gorontalo Utara (Gorut) AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, meminta agar masyarakat turut berperan aktif dalam pemberantasan...

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 56 Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 57
Kriminal3 bulan ago

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya

Kronologi, Gorontalo – Sepanjang periode 2021-2022, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo telah menangani enam kasus besar penambangan dan pengangkutan material batu...

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 58 Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 59
Kriminal3 bulan ago

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib

Kronologi, Bone Bolango – Ribuan karung yang menumpuk di pinggir jalan dan terpasang garis polisi di Desa Buludawa, Kecamatan Suwawa,...

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 60 Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 61
Kriminal3 bulan ago

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo

Kronologi, Gorontalo – Seorang karyawan perusahaan leasing di Kota Gorontalo menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota...

Facebook

Advertisement

Terpopuler

Copyright © 2018 PT Ininnawa Digital Media