Connect with us

Literasi Digital

Mengumbar Ujaran Kebencian Bisa Kena Tindak Pidana

Published

on

Mengumbar Ujaran Kebencian Bisa Kena Tindak Pidana 31

Kronologi, Jakarta – Dalam arti hukum hate speech atau ujaran kebencian adalah perkataan perilaku tulisan atau pertunjukan yang dilarang. Perbuatan ini dapat memicu terjadinya tindakan kekerasan dan sikap prasangka entah dari pihak pelaku pernyataan tersebut ataupun korban dari tindakan tersebut.

Rizky Rahmawati, Advokat dan Managing Partner Law Office Amali & Associates, dalam Webinar Literasi Digital yang digelar oleh Kemkominfo dan Siberkreasi di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Senin (29/11/2021), hate speech melanggar hak asasi manusia dan sudah menjadi isu internasional.

“Di Indonesia, ujaran kebencian sudah merupakan tindak pidana. Ada regulasi hukum yang mengatur mengenai ujaran kebencian,” ujar Rizky dalam webinar yang dipandu oleh Kika Ferdind ini.

Lebih lanjut Rizky menjelaskan hate speech di internet diatur dalam Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE).

Dalam undang-undang ITE juga sudah dibahas dan sudah dirinci bahwa memang tidak boleh dengan sengaja menyebarkan rasa kebencian. Juga konten-konten yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok berdasarkan SARA.

“Makanya kita harus hati-hati sekali saat berinteraksi di ruang digital. Konten yang kita produksi pun perlu diperhatikan. Setiap pesan yang ingin kita sampaikan perlu diperhatikan, apakah ini akan menyinggung, apakah ini akan mengandung ujaran kebencian atau unsur SARA lainnya. Karena di dalam undang-undang ITE ada pasalnya dan ada undang-undangnya,” ujar Rizky.

Untuk itulah ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dan menambah pemahamannya mengenai hukum digital agar dapat mengetahui hak-hak dan kewajiban. Pemahaman ini juga harus terus diupayakan agar kita terhindar dari permasalahan hukum.

“Bijak menggunakan media sosial ini paling penting,” imbuhnya.

Ia juga menyinggung soal bahaya lain dunia digital adalah banyaknya penyebaran hoaks. Sehingga kita harus paham sebenarnya interaksi secara online tidak beda dengan interaksi secara langsung.

Tentu ada batasan-batasan tertentu sehingga harus bijak berinteraksi melalui media sosial, Rizky juga menyitir soal Pasal 27-30 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Menurutnya, pada pasal-pasal tersebut merupakan bentuk-bentuk pelanggaran yang paling sering terjadi di masyarakat. Seperti diketahui, Pasal 27 UU ITE menyatakan perbuatan yang dilarang seperti pendistribusian, transmisi dan perbuatan yang menyebabkan dapat diaksesnya muatan melanggar keasusilaan, perjudian, pencemaran nama baik dan pengancaman.

Kemudian, Pasal 28 mengatur pelarangan penyebaran berita bohong dan menyesatkan sehingga merugikan konsumen dalam transaksi elektronik. Pasal 29 mengatur pelarangan ancaman kekerasan dan menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi. Dan Pasal 30 mengatur pelarangan pengaksesan komputer atau sistem elektronik tanpa izin maupun secara paksa.

Selain Rizky juga hadir pembicara lain yaitu, Alex Iskandar Managing Director, Fajar Zukhrul Ramadhan, SM, Direktur PT Fajar Buktit Olat Ojong dan Wicha Riska sebagai Key Opinion Leader.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Trending

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 40 Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 41
Kriminal3 minggu ago

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan

Kronologi, Gorontalo – KBO Sat Intelkam Polresta Gorontalo Kota dan Kapolsek Kota Utara mendatangi pemilik rumah makan Kedai 69 yang...

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 42 Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 43
Kriminal2 bulan ago

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut

Kronologi, Gorontalo – Satu unit mobil pick up dengan nomor polisi DM 8317 BN diamankan aparat Polres Gorontalo Utara (Gorut)...

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 44 Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 45
Kriminal2 bulan ago

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi

Kronologi, Gorontalo – Kepolisian Resor Gorontalo mengamankan warga berinisial SR alias Arif (35) karena sempat ditenggarai seorang teroris. Penangkapan warga...

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 46 Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 47
Kriminal2 bulan ago

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya

Kronologi, Gorontalo – Aparat kepolisian dari Polres Gorontalo Utara (Gorut) dibantu Polsek Gentuma Raya, menggerebek satu tempat penyulingan minuman keras...

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 48 Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 49
Kriminal3 bulan ago

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara

Kronologi, Gorontalo – Kapolres Gorontalo Utara (Gorut) AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, meminta agar masyarakat turut berperan aktif dalam pemberantasan...

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 50 Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 51
Kriminal3 bulan ago

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya

Kronologi, Gorontalo – Sepanjang periode 2021-2022, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo telah menangani enam kasus besar penambangan dan pengangkutan material batu...

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 52 Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 53
Kriminal3 bulan ago

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib

Kronologi, Bone Bolango – Ribuan karung yang menumpuk di pinggir jalan dan terpasang garis polisi di Desa Buludawa, Kecamatan Suwawa,...

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 54 Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 55
Kriminal3 bulan ago

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo

Kronologi, Gorontalo – Seorang karyawan perusahaan leasing di Kota Gorontalo menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota...

Facebook

Advertisement

Terpopuler

Copyright © 2018 PT Ininnawa Digital Media