Connect with us

Nasional

Bahaya Jejak Digital di Internet, 70 Persen Perusahaan Kini Saring Pegawai Lewat Medsos

Published

on

Bahaya Jejak Digital di Internet, 70 Persen Perusahaan Kini Saring Pegawai Lewat Medsos 31

Jakarta, Kronologi – Kecakapan dalam menggunakan internet dan media digital bukan hanya tentang penguasaan teknologinya saja. Namun bagaimana masyarakat mampu menggunakannya dengan penuh tanggung jawab.

Demikian benang merah yang dibahas dalam kegiatan webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi, pada Selasa (8/6/2021).

Hadir dalam webinar itu narasumber yakni pakar literasi yang membagikan ilmunya, salah satunya Andika Zakiy, Program Coordinator Yayasan Semai Jiwa Amini.

Andika mengungkapkan, ekosistem digital saat ini semakin sibuk, apalagi setelah masyarakat mengalami masa pandemi. Sebabnya literasi digital diperlukan agar masyarakat memiliki budaya digital yang baik, mengajak masyarakat untuk mengedepankan toleransi, menjaga ruang digital yang aman dan produktif.

“Saat ini telah terjadi pola kehidupan dari offline ke online. Belajar dan bekerja secara online, berkomunikasi dan berinteraksi secara online, bahkan menyimpan file-file penting secara online. Perubahan itu menjadi peluang jejak digital, saat berbagi kata-kata kasar jadi cerminan diri kita ketika dituangkan di media sosial kita,” kata Andika.

Ia pun mengingatkan agar setiap orang menjaga jejak digital, yaitu segala hal yang mencakup semua informasi terkait diri sendiri yang muncul di internet. Hal ini bisa berupa banyak hal mulai data pencarian, lokasi, foto, likes, unggahan dan komentar. Padahal menurut data CareerBuilder tahun 2018, sebanyak 70 persen pemberi kerja menggunakan media sosial untuk menyaring kandidat. Sementara 43 persen employer juga memakai media sosial untuk mengecek pegawai mereka.

“Jejak digital tak dapat dihilangkan secara pernamen, walaupun sudah dihapus bisa saja sudah ada yang mengcapture, Padahal ini semua akan berpengaruh di masa depan. Saat ini HRD sudah mengecek background di sosial media. Itu bisa jadi pertimbangan untuk menolak kita,” ujar Andika.

Namun dari semua rekam jejak digital yang pernah ditinggalkan, sebenarnya semua bermula dari kecanduan internet atau menggunakan gadget secara berlebihan di media sosial. Teknologi kini condong didesain secara khusus untuk memicu pelepasan dopamine. Dopamine, hormon kesenangan yang berkaitan dengan reaksi instan dari media sosial berupa likes, juga saat bermain game online juga menyebabkan ketergantungan ini.

“Kecanduan yang disebabkan internet kini menjadi diagnose medis,” ucap Andika.

“Lalu bagaimana agar tidak kecanduan? Andika menyarankan agar setiap orang mengatur penggunaan gadget dan membatasinya dengan mengetahui screen time dan screen break agar tidak mengakses berlebihan. Selain itu terapkan zona bebas gadget di rumah agar terbiasa sibuk dengan kehidupan nyata. Penting adanya jeda waktu untuk berinstirahat dalam penggunaan gadget. Karena saat suntuk mungkin kita bisa mengomentari dgn tanpa berpikir,” lanjut dia.

Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo sendiri dalam sambutannya saat meluncurkan Gerakan Nasional Literasi Digital mengungkapkan di antara pengguna internet di Indonesia yang semakin tinggi, saat ini kejahatan di ruang digital pun ikut mengkhawatirkan.

“Kecakapan digital harus ditingkatkan dalam masyarakat agar mampu menampilkan konten kreatif mendidik yang menyejukkan dan menyerukan perdamaian. Sebab, tantangan di ruang digital semakin besar seperti konten-konten negatif, kejahatan penipuan daring, perjudian, eksploitasi seksual pada anak, ujaran kebencian, radikalisme berbasis digital,” kata Presiden Joko Widodo.

Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, kali ini menghadirkan pula narasumber lainnya seperti Heni Mulyati dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya digital skills, digital ethics, digital safety dan digital culture untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Penulis: Zulhamdi
Advertisement

Trending

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 46 Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 47
Kriminal4 minggu ago

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan

Kronologi, Gorontalo – KBO Sat Intelkam Polresta Gorontalo Kota dan Kapolsek Kota Utara mendatangi pemilik rumah makan Kedai 69 yang...

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 48 Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 49
Kriminal2 bulan ago

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut

Kronologi, Gorontalo – Satu unit mobil pick up dengan nomor polisi DM 8317 BN diamankan aparat Polres Gorontalo Utara (Gorut)...

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 50 Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 51
Kriminal3 bulan ago

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi

Kronologi, Gorontalo – Kepolisian Resor Gorontalo mengamankan warga berinisial SR alias Arif (35) karena sempat ditenggarai seorang teroris. Penangkapan warga...

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 52 Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 53
Kriminal3 bulan ago

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya

Kronologi, Gorontalo – Aparat kepolisian dari Polres Gorontalo Utara (Gorut) dibantu Polsek Gentuma Raya, menggerebek satu tempat penyulingan minuman keras...

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 54 Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 55
Kriminal3 bulan ago

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara

Kronologi, Gorontalo – Kapolres Gorontalo Utara (Gorut) AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, meminta agar masyarakat turut berperan aktif dalam pemberantasan...

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 56 Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 57
Kriminal3 bulan ago

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya

Kronologi, Gorontalo – Sepanjang periode 2021-2022, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo telah menangani enam kasus besar penambangan dan pengangkutan material batu...

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 58 Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 59
Kriminal3 bulan ago

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib

Kronologi, Bone Bolango – Ribuan karung yang menumpuk di pinggir jalan dan terpasang garis polisi di Desa Buludawa, Kecamatan Suwawa,...

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 60 Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 61
Kriminal3 bulan ago

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo

Kronologi, Gorontalo – Seorang karyawan perusahaan leasing di Kota Gorontalo menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota...

Facebook

Advertisement

Terpopuler

Copyright © 2018 PT Ininnawa Digital Media