Connect with us

Regional

Menilik kembali Sektor Budaya di Gorontalo Utara

Published

on

Menilik kembali Sektor Budaya di Gorontalo Utara 31

Kronologi, Gorut – Provinsi Gorontalo adalah daerah yang sangat kental dengan nuansa budayanya. Apalagi, provinsi tersebut memegang teguh falsafah hidup, yakni adat bersendikan sarah, sarah bersendikan kitabullah.

Salah satu daerah di Provinsi Gorontalo dengan sejarah kebudayaan yang besar ialah Kabupaten Gorontalo Utara. Di daerah ini, begitu banyak warisan budaya yang masih perlu dikulik kembali dan membutuhkan perhatian, baik dari pemerintah sampai kalangan pemerhati budaya.

Salah satu contoh ialah keberadaan Benteng Oranye yang merupakan satu dari dua benteng yang dikenal masyarakat Gorontalo, selain tentunya Benteng Otanaha. Namun setelah diteliti, Benteng Oranye hanya sebagian kecil dari Benteng Mas yang pernah menjadi pusat pemerintahan kolonial di Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang.

Selama ini, sektor kebudayaan di Gorontalo Utara tidak ditunjang, baik dari segi anggaran maupun kegiatan yang benar-benar fokus untuk perkembangan kebudayaan itu sendiri. Akibatnya, progres kebudayaan tersebut berjalan sangat lambat.

“Pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, anggaran yang dikucurkan untuk kebudayaan, sangat kecil. Lebih besar ke fisik,” kata Hairunnisa Bakari, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gorontalo Utara kepada Kronologi.id.

Inilah salah satu faktor penyebab geliat pemerhati budaya di Gorontalo Utara masih sangat kurang. Tidak seperti daerah lain yang lebih produktif dan proaktif melestarikan dan menjaga budaya di daerahnya.

Kelemahan budaya di Gorontalo terletak pada pencatatan historisnya. Banyak warisan kebudayaan lewat lisan, bukan lewat tulisan. Sehingga ada kekhawatiran orisinalitasnya tidak mampu dijaga dan dengan mudah diklaim oleh daerah lain.

“Sehingga mereka (pemerhati budaya) merasa sia-sia melestarikan budaya kita. Kalau di daerah lain, budayawan lebih produktif. Budaya disajikan dalam bentuk tulisan, sehingga lebih dikenal dan tidak mudah hilang,” tutur Hairunnisa.

Melakukan Pendataan Warisan Budaya

Sejak beberapa tahun terakhir, kebudayaan di Gorontalo Utara melekat di dinas pariwisata. Hal yang sama juga dapat ditemukan di Kabupaten Boalemo. Padahal, kebanyakan daerah menempatkan kebudayaan di dinas pendidikan.

Menurut Hairunnisa, jika pemerintah ingin memajukan sektor pariwisata, sudah seharusnya sektor kebudayaan juga mendapatkan perhatian yang sama. Kendala yang dihadapi saat ini adalah pemerintah Gorontalo Utara sendiri belum memiliki data pasti warisan budaya baik benda maupun tak benda. Padahal kalau ditinjau secara keseluruhan, Gorontalo Utara memiliki kelebihan.

“Oleh karena itu, hal pertama yang kita lakukan ialah pendataan. Karena budaya itu bukan bicara dalam bentuk benda saja, tapi ada budaya yang tak benda yakni tradisi yang lahir dari masa ke masa, secara turun temurun yang perlu dilestarikan. Ini yang kami lakukan pendataan,” ucap Hairunnisa.

“Melalui pendataan itu, kemudian kita klasifikasi. Misalnya kecamatan ini lebih menonjol warisan budaya benda, di kecamatan ini, tak benda. Itu yang kemudian kita usulkan pada saat penetapan warisan budaya yang dikoordinir langsung oleh Kemendikbud Provinsi, lalu diajukan ke tingkat pusat, dan akan diberikan peringkat,” sambung Hairunnisa.

Pembentukan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB)

Selain temuan Benteng Mas di Desa Cisadane, Gorontalo Utara masih memiliki peninggalan bersejarah dari zaman Hindia-Belanda yang mungkin bisa terdaftar sebagai cagar budaya milik daerah tersebut. Misalnya, temuan bangkai kapal di Kecamatan Sumalata dan reruntuhannya di Kecamatan Sumalata Timur. Ada lagi bejana logam besar dan kuburan orang Belanda di Kecamatan Sumalata Timur, Desa Hulawa.

Namun, dari semua kabupaten/kota yang ada di Provinsi Gorontalo, Gorontalo Utara menjadi salah satu daerah yang belum memiliki Tim Ahli Cagar Budaya atau TACB.

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, setiap daerah harus memiliki TACB sendiri. TACB adalah kelompok ahli pelestarian dari berbagai bidang ilmu yang memiliki sertifikat kompetensi yang bertugas untuk memberikan rekomendasi penetapan, pemeringkatan, dan penghapusan cagar budaya.

Hairunnisa mengungkapkan, pada 2021 ini, pihaknya sedang berupaya membentuk Tim ahli Cagar Budaya Gorontalo Utara dengan bantuan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gorontalo.

“Mau tidak mau kita didesak untuk membentuk TACB. Karena dari 6 kabupaten/kota di Gorontalo, Gorontalo Utara belum memiliki TACB. Maka ini wajib untuk segera dipenuhi agar kepala daerah tidak akan tersandung dengan regulasi yang mengharuskan setiap daerah memiliki TACB sendiri,” kata Hairunnisa.

Sebelum pengusulan calon TACB Gorontalo Utara, saat ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gorontalo Utara, khususnya bidang kebudayaan sementara menyiapakan tim pendaftar bakal calon TACB. Tim pendaftar yang nantinya akan menetapkan nama bakal calon yang akan diajukan sampai tahap seleksi di tingkat pusat sebelum ditetapkan oleh Bupati Gorontalo Utara.

Keseriusan untuk memajukan sektor budaya di Gorontalo Utara sedikit mendapatkan angin segar tahun ini. Hairunnisa menuturkan, anggaran yang dikucurkan untuk mengembangkan kebudayaan lebih besar dibanding tahun kemarin.

Hairunnisa menambahkan, pihaknya berusaha meyakinkan para pemangku kepentingan di atasnya bahwa betapa pentingnya pelestarian kebudayaan yang bisa menopang eksistensi Gorontalo Utara di masa depan.

“Yang jelas meningkat untuk tahun ini. Kami sempat rapat dengan legislatif dan kami jelaskan bagaimana pentingnya budaya, sehingga ini perlu ditunjang dengan anggaran yang memadai,” kata Hairunnisa.

Penulis: Yakub MK
Editor : Zulhamdi
Advertisement

Trending

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 46 Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan 47
Kriminal3 minggu ago

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Polisi Datangi Room Karaoke Berkedok Rumah Makan

Kronologi, Gorontalo – KBO Sat Intelkam Polresta Gorontalo Kota dan Kapolsek Kota Utara mendatangi pemilik rumah makan Kedai 69 yang...

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 48 Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut 49
Kriminal2 bulan ago

Hendak Selundupkan Cap Tikus, Mobil Pengangkut Bawang Diamankan Polisi di Gorut

Kronologi, Gorontalo – Satu unit mobil pick up dengan nomor polisi DM 8317 BN diamankan aparat Polres Gorontalo Utara (Gorut)...

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 50 Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi 51
Kriminal2 bulan ago

Disangka Teroris, Seorang Warga Pengidap Gangguan Mental Ditangkap Polisi

Kronologi, Gorontalo – Kepolisian Resor Gorontalo mengamankan warga berinisial SR alias Arif (35) karena sempat ditenggarai seorang teroris. Penangkapan warga...

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 52 Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya 53
Kriminal2 bulan ago

Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Cap Tikus di Gentuma Raya

Kronologi, Gorontalo – Aparat kepolisian dari Polres Gorontalo Utara (Gorut) dibantu Polsek Gentuma Raya, menggerebek satu tempat penyulingan minuman keras...

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 54 Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara 55
Kriminal3 bulan ago

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Sejumlah Lokasi di Gorontalo Utara

Kronologi, Gorontalo – Kapolres Gorontalo Utara (Gorut) AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, meminta agar masyarakat turut berperan aktif dalam pemberantasan...

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 56 Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya 57
Kriminal3 bulan ago

Polda Gorontalo Tangani Enam Kasus Besar Batu Hitam, Ini Daftarnya

Kronologi, Gorontalo – Sepanjang periode 2021-2022, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo telah menangani enam kasus besar penambangan dan pengangkutan material batu...

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 58 Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib 59
Kriminal3 bulan ago

Tumpukan Ribuan Karung yang Diduga Batu Hitam di Bone Bolango Raib

Kronologi, Bone Bolango – Ribuan karung yang menumpuk di pinggir jalan dan terpasang garis polisi di Desa Buludawa, Kecamatan Suwawa,...

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 60 Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo 61
Kriminal3 bulan ago

Dor! Oknum Polisi Tembak Karyawan Perusahaan Leasing di Kota Gorontalo

Kronologi, Gorontalo – Seorang karyawan perusahaan leasing di Kota Gorontalo menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota...

Facebook

Advertisement

Terpopuler

Copyright © 2018 PT Ininnawa Digital Media