Kursi Wakil Wali Kota Gorontalo Dipastikan Kosong - kronologi.id
Connect with us
alterntif text

Daerah

Kursi Wakil Wali Kota Gorontalo Dipastikan Kosong

Published

on

Budi Doku. Foto: Arlank

Gorontalo, Kronologi Kursi Wakil Wali Kota Gorontalo dipastikan akan kosong hingga Juni 2019. Pasalnya DPRD Kota Gorontalo secara resmi telah menerima surat pengunduran diri CBD dari posisinya sebagai Wakil Wali Kota.

Pembacaan surat masuk pengunduran diri oleh CBD dari jabatan wakil wali kota tersebut dibacakan secara resmi dalam forum Paripurna Tingkat satu (I) DPRD Kota Gorontalo agenda penyampaian rancangan peraturan daerah dan belanja daerah tahun anggaran 2018 dan nota keuangan APBD tahun anggaran 2018. Di ruang rapat DPRD Kota Gorontalo, Senin (10/09).

Fedriyanto Koniyo Ketua DPRD Kota Gorontalo menerangkan pengunduran diri CBD dari jabatannya dikarenakan CBD akan maju sebagai peserta pemilu legislatif DPRD Kota Gorontalo.

“Pengunduran diri oleh yang bersangkutan ini karena yang bersangkutan akan maju sebagai calon anggota DPRD Kota Gorontalo” Terang FYK.

Pengunduran diri dari jabatan wakil wali kota jelas FYK sudah berdasarkan ketentuan Undang-Undang (UU).

“Karena pindah jalur dari Eksekutif ke Legislatif, berdasarkan UU MD3 dan UU No 23 Tahun 2014. Apa bila kepala daerah atau wakil kepala daerah maju menjadi anggota DPRD maka harus mundur dari jabatannya” ucap FYK menambahkan.

Jabatan wakil wali kota yang harusnya berakhir bulan Juni tahun 2019 ini dipastikan oleh Fedriyanto akan kosong, karena menurut ketentuan UU posisi jabatan eksekutif baru dapat diisi apabila masa berakhir jabatan lebih dari 18 bulan waktu kerja.

“Berdasarkan UU MD3 dan UU PILKADA jabatan yang kosong dapat di isi apabila tenggang waktu kekosongan jabatan diatas 18 bulan, karena jabatan CBD akan berakhir bulan juni 2019 maka dapat dipastikan kursi wakil walikota tidak dapat di isi lagi” ucap FYK.(KR04)

Hukum

Facebook

Terpopuler