Kronologi Pemerkosaan Bule Cantik di Bali - kronologi.id
Connect with us
alterntif text

Kriminal

Kronologi Pemerkosaan Bule Cantik di Bali

Published

on

Foto Ilustrasi: Dailymail.co.uk

Bali, Kronologi – Kasus pemerkosaan terhadap warga negara asing (WNA) kembali terulang di Bali. Kali ini menimpa seorang pelajar sekolah penerbangan PCNS, 22, asal Norwegia yang tinggal sementara di Be Home Luxury Vila Banjar Langui nomor 300 Desa Ungasan Kuta Selatan, Badung.

Bule cantik ini diperkosa seorang House Keeper Villa di Bali, berinisial PAN, 30, Senin (10/9). Pelaku mengaku melakukan pemerkosaan saat dalam kondisi mabuk dan merasa diberi peluang. Menurut pelaku, korban tidur bugil saat pelaku memperbaiki shower di kamar tersebut.

Pelaku yang tinggal di Jalan Pulau Batanta Denpasar tersebut diamankan di tempatnya bekerja yang merupakan TKP pemerkosaan. Pelaku dan barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek Kuta Selatan hari itu juga.

Menurut keterangan korban pada Polisi, saat itu pada Senin (10/9) korban bersama rekannya ATO, 23, check in di TKP. Kemudian Selasa (11/9) keduanya lalu pergi ke Omnia Pecatu, lalu ke Singgle Pin Pecatu, dan tiba di Vila pukul 22.00. Bersama rekan lainnya korban lalu berenang di kolam sambil minum – minum.

Setelah itu, korban naik ke kamarnya di lantai II untuk mandi air hangat. Karena tidak bisa menggunakan shower air hangatnya, korban kemudian meminta bantuan ke pelaku untuk menghidupkannya. Saat itu korban sudah selesai mandi dan masuk ke kamar tidurnya.

“Korban pun langsung tidur saat itu dalam kondisi telanjang bulat. Beberapa saat kemudian korban terbangun dengan tubuh sudah ditindih oleh pelaku,” kata Kapolsek Kuta Selatan AKP Doddy Monza pada Kamis (13/9).

“Pelaku diduga melakukan pemerkosaan ketika korban sedang tidur,” jelasnya seperti dikutip dari Jawapos.com.

Korban kemudian memberitahu rekannya dan diantar melapor ke Mapolsek. Pelaku dan barang bukti berupa bed cover yang ada bercak darahnya, celana dalam laki-laki dan wanita, handuk putih dan selimut.

“Pelaku telah mengakui melakukan hubungan badan dengan korban. Pelaku melakukan hubungan badan tersebut karena pengaruh alkohol dan pelaku merasa diberi peluang oleh korban untuk melakukan hubungan intim,” ungkap AKP Doddy.

Pelaku kini dijerat pasal 285 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hukum

Facebook

Terpopuler