Tidak Berdampak Signifikan, Aleg Kabgor Kritisi Penyelenggaraan FDL - kronologi.id
Connect with us
alterntif text

Daerah

Tidak Berdampak Signifikan, Aleg Kabgor Kritisi Penyelenggaraan FDL

Published

on

Aleg DPRD Kabupaten Gorontalo Iskandar Mangopa. Foto: KR04

Gorontalo, KRONOLOGI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, Iskandar Mangopa mengharapkan Festival Danau Limboto (FDL) dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. “Jangan seperti festival tahun kemarin, efeknya belum maksimal dirasakan oleh masyarakat di daerah tersebut,” kata Iskandar yang duduk di Komisi III DPRD Gorontalo.

Iskandar menyampaikan, pariwisata diluar daerah menjadi unggulan pendapatan bagi masyarakatnya. Maka keinginan itu yang DPRD harapkan dari ajang Festival Danu Limboto.

Apa yang disampaikan kader Partai Golongan Karya (Golkar) itu bukan tanpa alasan. Ia menginginkan Festival Danau Limboto bukan hanya sebatas promosi, tapi harus ada strategi yang dilahirkan. “Sekali lagi saya sampaikan, jangan sampai Pentadio Resort yang begitu banyak menelan dana APBD, tetapi tidak menghasilkan apa-apa untuk daerah, karena saya tau persis seperti apa. Saya anggota di Badan Anggaran,” tegas Iskandar.

Ia menambahkan, jangan sampai kita di Kabupaten Gorontalo kalah langkah dengan daerah-daerah lain seperti, karena mereka sudah memiliki terobosan. Seperti tempat wisata Pohon Cinta milik Kabupaten Pohuwato, Pulau Cinta milik Boalemo dan Pulau Saronde milik Gorontalo Utara. “Padahal kita di wilayah ibukota seharusnya lebih unggul dari daerah-daerah lain yang ada di Provinsi Gorontalo,” jelas Iskandar.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Haris Suparto Tome membenarkan penyampaian Iskandar Mangopa. Bahwa kecilnya pendapatan asli daerah (PAD) memang ada benarnya, tetapi acara pariwisata itu tidak bisa dihitung. “Karena itu multi player efek yang dilihat. Nilai ekonomis sendiri tidak selalu dalam bentuk yang nyata. Ya, kadang-kadang juga abstrak,” tutur Haris.

Selain bernilai ekonomi, pariwisata bisa memberikan sisi positif terhadap keberadaan dan kebanggaan daerah. Untuk anggaran Festival Danu Limboto tahun ini dari APBD hanya 300 Juta. “Tapi tetap tekad kami tetap satu, berusaha semaksimal mungkin untuk mensukseskan kegiatan yang telah bertaraf internasional ini. Apa yang telah disampaikan menurut kami dari pemerintah ini adalah sebuah dorongan dan perhatian DPRD. Kami ucapkan terima kasih,” tandasnya.(KR04)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Facebook

Terpopuler