Tersangka Narkoba Masih Masuk DCS Aleg DPRD Provinsi Gorontalo - kronologi.id
Connect with us
alterntif text

Daerah

Tersangka Narkoba Masih Masuk DCS Aleg DPRD Provinsi Gorontalo

Published

on

Amin Mootalu, sesaat sebelum masuk ke sel tahanan Polda Gorontalo. Foto: KR05

Gorontalo, KRONOLOGI – Tersangka dugaan penyalahgunaan narkoba, Amin Mootalu, masih masuk daftar calon sementara (DCS) DPRD Provinsi Gorontalo. Meski polisi sudah menetapkannya sebagai tersangka, namun hal itu belum mengubah status Amin Mootalo sebagai calon sementara kontestan pemilihan legislatif 2019.

Kejaian itu ditanggapi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gorontalo. Komisioner KPUD Gorontalo, Ramli Ondang Djau mengatakan bahwa kejadian itu sebagai hal biasa. KPU sendiri diakuinya memiliki prosedur dan tahapan dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu).

KPU diakui Ramli, tidak dapat mengubah status Amin Mootalu dari DCS menjadi tidak memenuhi syarat (TMS), karena tersangka memiliki kelengkapan administrasi dan memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu.

“Terkait status tersangka, kami dalam KPU tidak bisa menjadikan Amin Mootalu TMS karena kami dibatasi oleh ruang verifikasi. Di PKPU sepanjang administrasinya lengkap maka Amin Mootalu bisa,” paparnya.

Setelah tahapan pengumuman DCS, KPU akan menunggu tanggapan masyarakat pada 12 hingga 21 Agustus untuk menindak lanjuti status Amin Mootalu.

KPU Provinsi Gorontalo akan meninjau kembali dokumen yang bersangkutan jika ada tanggapan masyarakat terkait status tersangka Amin Mootalu dan statusnya sebagai calon DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan Gorontalo 3.

“Untuk yang bersangkutan yang pernah terlibat kami akan melakukan klarifikasi dokumen, dalam SKCK yang bersangkutan ada catatan kaki apabila yang bersangkutan melakukan lagi maka SKCK tidak berlaku. Inilah yang akan kami klarifikasi, jika diputuskan oleh pihak kepolisian SKCK yang bersangkutan tidak berlaku maka kami akan TMS kan,” tutup Ramli.(KR-06)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hukum

Facebook

Terpopuler