Terlalu Lama, Masyarakat Bosan Dengan Proses PAW Wakil Bupati Gorontalo - kronologi.id
Connect with us
alterntif text

Daerah

Terlalu Lama, Masyarakat Bosan Dengan Proses PAW Wakil Bupati Gorontalo

Published

on

Ilustrasi Foto.(Kronologi.id)

Gorontalo, KRONOLOGI – Lamanya proses pergantian antar waktu (PAW) Wakil Bupati Gorontalo mulai berdampak pada kejenuhan masyarakat yang selama ini penasaran dengan figur yang akan mengisi posisi orang nomor dua di daerah tersebut. Apalagi sampai detik ini, soal penentuan nama nama kandidat Wakil Bupati Gorontalo masih berkutat diinternal kedua partai pengusung kemarin, PPP- Demokrat.

“Ya, masyarakat seakan mulai bosan akan persoalan ini. Menunggu dan terus menunggu yang entah kapan itu ditentukan. Disisi lain, kasus ini mentok lama diinternal dua partai itu, menjaring nama nama terus yang terjadi. Muncul satu nama menguat, muncul lagi kemudian ada nama nama lagi yang dijagokan. Bisa jadi yang terjadi muatan politik terlalu kental dibaliknya. Sementara kita rakyat, sudah sangat lama menunggu kapan itu terjadi,” ujar salah satu politisi senior Kabupaten Gorontalo Nasir Tongkodu yang mengaku menerima banyak aspirasi akan lamanya proses ini.

Nasir juga mempertanyakan apa yang membuat proses penentuan kandidat Wabup Gorontalo sangat lama. Kedua partai pengusung PPP-Demokrat seharusnya mencari cara bersama memutuskan siapa yang akan diusulkan ke Bupati. Hingga pula mungkin perlu ada langkah langkah untuk menyakinkan DPP, hingga semua menjadi jelas dibicarakan untuk satu nama yang diusulkan, bukan malah sepertinya ada tarik ulur dikedua partai pengusung itu.

“Perlu diingat, ada rakyat menunggu akan ‘Episode’ itu siapa wakil bupatinya nanti. ” ungkapnya.

Bukan bermaksud apa apa kata Nasir, hanya saja sekiranya ini mungkin dipercepat, untuk sebuah kepastian bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo hingga menjawab tanda tanya rakyat, ada apa sebenarnya hingga ini lama diputuskan.
Kalau pun memang tidak ada kejelasannya, mendingan Bupati Nelson Pomalingo biarkan saja sendiri, dengan lebih memantapkan tugas tugas Sekda, ke Asistenan dan staf ahli.

“Ya, terbukti juga sampai sekarang tugas tugas pemerintahan berjalan maksimal, lancar-lancar saja. Dan pernah ada beberapa contoh pemerintahan tunggal yang dijalankan Bupati disisa masa jabatannya. Sehingganya kalau ini tidak jelas, berbicara soal PAW Wabup, sudah Jo !, Ini kata orang orang,” tutup Nasir.(KR04)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hukum

Facebook

Terpopuler