Rumah Dilalap Api, Reni Saman Tak Kuasa Tahan Tangis - kronologi.id
Connect with us
alterntif text

Daerah

Rumah Dilalap Api, Reni Saman Tak Kuasa Tahan Tangis

Published

on

Gorontalo, KRONOLOGI – Malang nian nasib Reni Saman (42). Ibu dua anak itu tak kuasa menahan tangis tatkala mengetahui tempat tinggal miliknya dilalap si jago merah, Jumat siang (24/8/2018).

Kejadian nahas itu terjadi ketika Reni Saman bersama dua anaknya sedang berada di luar rumah. Kobaran api diduga diakibatkan oleh kompor gas yang lupa dimatikan oleh Reni.

“Tadi dia (pemilik rumah) sempat ada aktivitas di dapur. Ia mungkin lupa mematikan kompor gasnya,” ucap salah seorang saksi.

Dua unit mobil pemadam kebakaran sempat diterjunkan untuk memadamkan api. Akan tetapi puluhan personil yang turun membutuhkan waktu satu jam untuk memadamkan api. Api tak menjalan ke rumah warga, namun rumah Reni Saman hangus dan rata dengan tanah.

“Alhamdulillah, dengan informasi yang cepat dari warga kami bisa langsung ke lokasi kejadian. Untungnya jalur api bisa cepat dilumpuhkan, jadi tidak menjalan ke rumah warga lainya,” jelas Agus, Danru Damkar Kabupaten Gorontalo.

Rumah yang berlokasi di Dusun III Desa Pentadio Timur Satu Kecamatan Telaga Biru Gorontalo itu itu baru setahun ditinggali oleh Reni dan dua anaknya. Reni Saman memperoleh rumah itu dari bantuan provinsi tahun 2017 lalu.

“Sekarang mereka (Reni dan anaknya) untuk sementara tinggal di rumah peninggalan keluarga. Karena tak ada tempat yang lain. Suaminya pun sudah lama meninggal dari anak anaknya masih berumur masih kecil. Sedangkan rumah yang ia tinggali itu hanya rumah bantuan Mahayani dari provinsi pada tahun 2017 lalu,” ujar Rona Saman, kakak korban.

Ia berharap, ada bantuan datang untuk saudarinya dari pihak pemerintah. Baik pemerintah Provinsi dan Kabupaten. “Kalo berharap di pemerintah Desa sudah tidak mungkin lagi, karena pak lurah sangat cuek dengan persoalan seperti ini,” tambah Rona.

Sementara itu, Kepala Desa Tamir M. Ali, mengatakan, akan segera menindak lanjuti kejadian tersebut. “Sekarang saya sementara membuat surat yang ditujukan untuk pemerintah Dinas Sosial Provinsi dan pemerintah Dinas Sosial Kabupaten. Untuk bantuan langsung segera aparat saya akan mengunjungi pihak keluarga untuk memastikan keperluan-keperluan apa saja yang saat ini dibutuhkan dengan cepat,” pungkasnya saat ditemui di kantor kelurahan.(KR05)

Hukum

Facebook

Terpopuler